Ramadhan 1440 H: Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh

0 36

Hai Sobat, selamat menjalani ibadah puasa bulan Ramadhan bagi yang sedang menjalaninya. Pembahasan kali ini perihal Manfaat Puasa bagi Kesehatan Tubuh. Ramadhan, yang dimulai pada 6 Mei di sebagian besar negara tahun ini, yaitu bulan paling suci dalam kalender Islam. Ini melibatkan pantangan dari makan, minum, merokok dan kekerabatan seksual dari fajar sampai matahari terbenam, dengan impian hal itu akan mengarah pada “taqwa” yang lebih besar, atau kesadaran akan Allah SWT.

yaitu

Umat Muslim diperintahkan untuk berpuasa selama Ramadhan lebih dari 1.400 tahun yang lalu, orang-orang Yunani kuno merekomendasikan puasa untuk menyembuhkan tubuh, dan hari ini beberapa ilmuwan menganjurkan puasa yang dimodifikasi untuk manfaat mental dan fisiknya.

Dikenal sebagai puasa intermiten, puasa yang dimodifikasi ini tiba dalam beberapa bentuk yang tidak memerlukan makan selama 12, 16, atau 24 jam pada suatu waktu. Bentuk lain, yang dikenal sebagai puasa 5: 2, mendukung pembatasan kalori (makan hanya antara 500 dan 600 kalori) selama 36 jam, dua kali seminggu.

yaitu

Sependapat dengan manfaat puasa bagi kesehatan tubuh, Eat Stop Eat, sebuah buku karya Brad Pilon yang diterbitkan pada tahun 2007, merekomendasikan untuk tidak makan selama 24 jam sekali atau dua kali seminggu, menawarkan individu kebebasan untuk memutuskan kapan memulai dan mengakhiri puasa mereka.

Pada 2012, Michael Mosley merilis film dokumenter TV Eat, Fast dan Live Longer dan menerbitkan buku terlarisnya The Fast Diet, keduanya menurut pada konsep 5: 2 puasa intermiten. “Dalam The Fast Diet, saya menganjurkan bentuk puasa yang disebut ‘makan terbatas waktu’,” kata Mosley kepada Al Jazeera.

“Ini hanya melibatkan makan dalam jam-jam tertentu, menyerupai dengan bentuk puasa yang dilakukan oleh umat Islam selama Ramadhan. “Manfaat yang terbukti termasuk peningkatan tidur dan bukti penurunan risiko beberapa kanker, khususnya, kanker payudara.”

Manfaat Puasa bagi Kesehatan

Seuhubungan dengan manfaat puasa bagi kesehatan tubuh, para hebat menemukan bahwa membatasi asupan makanan di siang hari sanggup membantu mencegah persoalan kesehatan menyerupai kolesterol tinggi, penyakit jantung dan obesitas, serta meningkatkan kesehatan mental dan kesejahteraan. Dengan tidak mengonsumsi makanan apa pun, tubuh kita sanggup berkonsentrasi untuk membuang racun, sebab kita memberi istirahat pada sistem pencernaan.

yaitu

Ahli gizi Claire Mahy menyampaikan kepada Al Jazeera: “Puasa memungkinkan usus untuk membersihkan dan memperkuat lapisannya. Ini juga sanggup merangsang proses yang disebut autophagy, yang mana sel membersihkan diri dan menghilangkan partikel yang rusak dan berbahaya.”

Para ilmuwan juga telah mempelajari kekerabatan antara diet, kesehatan usus dan kesejahteraan mental, dan menyerupai yang dijelaskan Mosley, puasa sanggup mengakibatkan pelepasan BDNF (faktor neurotropik yang diturunkan dari otak) di otak. “Ini telah terbukti melindungi sel-sel otak dan sanggup mengurangi depresi dan kecemasan, serta risiko membuatkan demensia,” tambah Mosley.

Banyak orang yang telah berpuasa juga menemukan bahwa, jikalau puasa dilakukan dengan benar, sanggup membantu mereka menghilangkan lemak dan menambah massa otot.

Tidak Puasa Ketika

Seperti halnya perubahan contoh makan atau gaya hidup, ada risiko puasa bagi kesehatan sebab mungkin tidak cocok untuk semua orang. Individu dengan gangguan kesehatan atau mereka yang diikuti oleh dokter untuk kondisi kesehatan apa pun harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mencobanya biar sanggup dipantau untuk beberapa dampak samping.

yaitu

Puasa sanggup mengakibatkan kadar glukosa darah (BGL) rendah, yang mengakibatkan berkurangnya konsentrasi dan meningkatnya kelelahan” terperinci hebat gizi terdaftar Nazmin Islam.

Islam menambahkan bahwa penurunan berat tubuh yang berkelanjutan hanya dimungkinkan dengan puasa biasa dan bahwa penurunan berat tubuh selama Ramadhan sanggup dengan gampang dibalik begitu seseorang kembali ke contoh makan hariannya.

“Namun, manfaat puasa bagi kesehatan lebih besar daripada mudhorotnya. Dalam jangka panjang, puasa, jikalau dilakukan dengan benar, sanggup meningkatkan sistem pencernaan seseorang dan metabolisme secara keseluruhan.”

Leave A Reply

Your email address will not be published.